Pengalaman Persie terkait Ferguson

‘Hairdryer treatment’ dari Sir Alex Ferguson yang sangat terkenal dikalangan pecinta tim Manchester United bahkan juga pecinta sepak bola tersebut membuat seorang Robin Van Persie berbagi pengalaman tentang hal tersebut beberapa waktu ini.

Manajer sukses dari Skotlandia yang telah memenangkan 38 piala bersama Manchester United tersebut kerap kali sangat sering kehilangan kendali amarahnya saat berada di ruang ganti pemain. Van Persie sendiri sempat menjadi anak asuh Sir Alex dan juga berperan saat Mu memenangkan Premier League musim 2013 lalu.

“Saya bermain untuk dia selama satu tahun, akan tetapi itu istimewa. Kami memenangkan gelar juara, jalan menuju gelar juara tersebut sangat istimewa. Saya dapat mengatakan dia adalahh manajer yang special,” kata Van Persie pada UEFA.

“Satu contoh kecil: ketika kita unggul lima belas poin, saat bulan Februari atau Maret, kita kalah melawan City. Kita bisa saja unggul 18 poin, namun kita berada di posisi yang bagus.” “Dia amat marah pada kita, benar-benar marah. Dia membuat semuanya orang sadar bahwa semua pemain harus member yang paling baik. Latihan berjalan sangat sulit pekan tersebut, dia seperti hamper menghukum kita. Kita masih unggul lima belas angka, namun hal itu menunjukan bahwa dia adalah manajer yang baik” tambah Robin Van Persie.