Kasus Masih Berlanjut Di Polres Cilegon

Kasus Masih Berlanjut Di Polres Cilegon – Layanan pindah duit yg diacak-acak anggota LSM di Cilegon belum beroperasi kembali. Korban yg juga penjual layanan pindah duit bernama Manto kembali mengadakan lapak di depan di antara mal di Cilegon.

” Tukasnya tempo hari dapat mengerjakan aktivitas lagi sembari nunggu buat lapak, ” kata Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso selagi di konfirmasi, Cilegon, Banten, Kamis (14/6/2018).

Irwan, seseorang warga kurang lebih pernah mengujungi area Manto buka lapak di Jalan Serang, Cilegon, siang yang barusan. Tapi belum kelihatan Manto buka kembali lapaknya.

AKBP Rizki menuturkan, Manto memanglah buka layanan pindah duit mendekati lebaran. Dia mengambil modal sendiri serta menukar duit baru di bank.

Selagi peristiwa, berdasar pada info korban, pelaku mengacak-acak lapaknya dikarenakan dirugikan sebesar Rp 40 ribu. Pelaku walau sebenarnya udah diperintah korban buat melihat jumlah duit yg diganti. Tapi, dikarenakan terasa yakin, pelaku lalu pergi. Tidak lama setalah itu, ia kembali pada serta mengacak-acak lapak korban.

” Ini juga Manto minta buat ngitung, (pelaku) tak mau main pergi saja, ” tukasnya. Disamping itu, pelaku perusakan bernama Baron serta rekannya Fahmi yg mengakui wartawan SCTV dikenai kudu lapor oleh Polres Cilegon. Tidak cuman harus lapor, pelaku terancam hukuman 2 th. penjara. Ia dikenai ancaman pasal 406 jo pasal 335 ayat (1) KUHP.

” Sesaat tdk kita tahan tetapi kudu lapor buat menanti kelengkapan berkas. Meskipun udah mohon maaf tetapi sistem penyidikan konsisten jalan, ” tutur AKBP Rizki.