Thomas Tuhel Pertandingan Awal Tidak Sempurna

Thomas Tuhel Pertandingan Awal Tidak Sempurna – Thomas Tuhel telah mengawali aksinya sebagai manager baru Chelsea. Dia memulai dengan racikan yang dikatakannya sendiri sebagai ‘line-up tidak adil’.

Tuhel sekarang ada pada status yang awalnya dihuni oleh Frank Lampard. Pertandingan pertama kalinya sebagai manjer the Blues, yang pertama di tanah Inggris, ditempuh dengan melayani Wolverhampton Wanderers.

Dalam penyiapan hadapi pertandingan yang berakhir tanpa gol alias 0-0 itu Thomas Tuhel ringkas tidak punyai waktu banyak dalam menyiapkan team sebab barusan dipilih gantikan Lampard.

Mendekati pertandingan musuh Wolves itu, Thomas Tuhel juga sedikit ungkap keadaan dibalik pertandingan pertama kalinya itu. Terhitung ‘ketidakadilan’ yang mau tak mau diambil dalam membuat line-up.

“Anda susah memikirkannya. 48 atau 72 jam paling akhir sangat sureal, tetapi kami saat ini ada di sini dan mainkan pertandingan bersama Chelsea itu mengagumkan. Tetapi ketika yang serupa, ini hari-hari yang edan,” katanya saat interviu yang dikutip timtalk.

“Opsi ini hari kemungkinan tidak adil sebab bagaimana dapat saya membuat suatu keputusan dengan 1 sesion latihan, dengan beberapa pemain sangat konsentrasi dan terbuka pada semua jenis hal yang kita latih? Itu kemungkinan line-up sekurang-kurangnya adil yang pernah kami kerjakan sebab tidak ada argumen pemain (yang tidak dipilih) tidak masuk line-up.

Ini hari kami sedikit cenderung pada (pemain) pengalaman, yang tidak gampang. Kami masuk di tengah musim. Kami ada di status (klassemen) yang tidak semestinya jadi ada harapan besar, tekanannya tinggi, jadi kami pilih pengalaman.”

Pola Chelsea racikan pertama Tuhel memberikan tanda-tanda skema awalnya 3-4-2-1. Edouard Mendy menjaga gawang dengan trio Cesar Azpilicueta, Thiago Silva, dan Antonio Ruediger bersiaga di baris bertahan. Matteo Kovacic dan Jorginho tempati baris tengah, dengan dijepit Callum Hudson-Odoi dan Ben Chilwell. Sedikit di depan, Hakim Ziyech dan Kai Havertz isi bidang sayap untuk memberi dukungan buat penyerang veteran Olivier Giroud.

Christian Pulisic, yang pernah menjadi pemain Tuhel di Dortmund, jadi pemain cadangan pertama yang ditempatkan. Dia gantikan Chilwell pada menit ke-76. Hampir bersama, Giroud diganti Tammy Abraham. Mason Mount, yang dahulu disebut sebagai kecintaan Frank Lampard, ialah pemain cadangan ke-3 Chelsea musuh Wolves dengan gantikan Ziyech.

“Sekarang ini saya tidak menyaksikan banyak kekurangan. Saya akan konsentrasi ke kemampuan kami. Kombinasi team ini mengagumkan, di antara pemain eksper dan personalitas oke, dengan bakat muda penuh tekad,” sebut Thomas Tuhel selesai Chelsea bermain imbang, seperti diambil BTSport.