The Blues Hampir Hendapatkan Trofi Di Piala Liga Inggris

The Blues Hampir Hendapatkan Trofi Di Piala Liga Inggris – Eden Hazard memandang musim Chelsea berjalan cukup bagus: finish ke-3 di Liga Inggris serta sampai ke dua final. Gelar Liga Europa akan jadi penutup yg manis.

Chelsea akhiri Premier League musim 2018/2019 dengan finish ke-3, cuma di belakang Manchester City serta Liverpool yg tampil demikian impresif. City serta Liverpool beradu ketat dalam pemburuan gelar, semasing mengumpulkan 98 serta 97 point yg mana 25 point dari Chelsea.

The Blues hampir mendapatkan trofi di Piala Liga Inggris, akan tetapi kalah 0-2 dari City di final. Sesaat di Piala FA, harus senang berhenti di sesi ke lima lantaran kalah dari Manchester United.

Menyaksikan beberapa hasil itu, plus realitas kalau ada perubahan manajer diawalnya musim, Eden Hazard menyebutkan musim berjalan cukup bagus. Lebih-lebih lagi mereka masih miliki satu peluang untuk juara di Liga Europa.

Menanggulangi Arsenal pada partai final di Baku Olympic Fase, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB bakal membuat musim Chelsea selesai lebih manis.

“Disaat Anda menyaksikan ke starting XI yg dimiliki Manchester City, mereka dapat mainkan seluruhnya 22 pemain mereka. Jika Anda lihat Chelsea, kami tidak dapat mengerjakannya, jadi tersebut bedanya. Mereka pun tidak ganti manajer pada musim panas sesaat kami mengerjakannya,” papar Hazard diambil Guardian.

“Kadang-kadang Anda habiskan waktu untuk menyesuaikan dengan manajer baru. Namun disaat Anda menyaksikan hasil-hasilnya, kami di tiga besar Premier League, capai final Piala Liga, serta capai final Liga Europa. Jika kami memenangkan Liga Europa, musim ini masih dapat selesai bagus.”

“Memang tidak prima, lantaran Anda ingin beradu untuk liga serta Piala FA. Namun metode kami main, kami udah bertambah dalam dua bulan paling akhir serta, biarpun kami alami beberapa luka serta berita jelek, kami masih kuat dengan cara mental. Jika kami pergi ke Baku dengan pendekatan permainan yg kuat, kami dapat kerjakan suatu yg bagus disana,” timpalnya.