Tersangka Terror Penggal Kepala Jokowi Menikah Dirutan

Tersangka Terror Penggal Kepala Jokowi Menikah Dirutan – Polisi selanjutnya menyetujui permohonan Hermawan Susanto, pria yg mengintimidasi bakal memotong kepala Presiden Joko Widodo, buat mengadakan pernikahan. Pernikahan Hermawan dengan favorit hatinya itu dilaksanakan di Rutan Polda Metro Jaya.

“Benar, acara pernikahan di Rutan itu pada Rabu, 3 Juli 2019, lalu,” kata Direktur Tahanan serta Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP Barnabas , Selasa (9/7/2019).

Dilakukan konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan acara pernikahan itu berjalan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi memberi layanan terhadap HS buat mengadakan acara pernikahan itu.

“Kita kasih layanan buat terduga yg ingin menikah,” kata Argo.

Dalam foto-foto yg diterima detikcom, nampak HS serta mempelai wanita duduk berdekatan. Kedua-duanya kenakan pakaian pengantin berwarna putih.

Pernikahan itu didatangi beberapa orang dari KUA serta sanak saudara ke dua mempelai. Sehabis proses pernikahan itu tuntas, HS dimasukkan kembali lagi rutan.

“Sehabis proses pernikahannya tuntas, kita berikan waktu sesaat kemudian terduga kembali ke selnya,” papar Argo.

HS lewat kuasa hukumnya awalnya ajukan permintaan pembatalan penahanan dengan faktor ingin menikah. Tetapi sampai sekarang ini polisi belum menyetujui pembatalan penahanan itu.

Hermawan diamankan polisi sehabis videonya menyebar di medsos. Dalam video itu, ia nampak memakai topi serta mengintimidasi bakal memotong kepala Jokowi.

Video itu disebutkan diambil waktu dianya sendiri ikuti demonstrasi di muka kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5). Video itu setelah itu viral.

Atas basic video itu, polisi memastikan Hermawan jadi terduga serta sekarang ini Hermawan masih ditahan polisi. Hermawan dijaring dengan Kasus 104, 110, 336 KUHP, dan 27 ayat 4 UU ITE