Polisi Berhasil Tangkap Komplotan Pembobol ATM

Polisi Berhasil Tangkap Komplotan Pembobol ATM – Polisi sukses meringkus aktor pembobol ATM di sudut pertigaan Jalan Morowudi, Gresik, Jawa timur.

Polisi mengidentifikasi sopir Toyota Avanza bernopol B 2901 SKE itu menjadi Heri. Dia didapati barusan menipu seseorang nasabah di mesin anjungan tunai mandiri (ATM), lokasi Cerme Lor.

Heri juga didapati telah lama jadi tujuan operasi polisi. Seputar jam 12.30 tempo hari, Heri berkeliling-keliling.

Dia sendirian. Tiga temannya ada di mobil lainnya. Sampai di Cerme Lor, seseorang rekan Heri keluar mobil.

“Aktor masuk ke mesin ATM, lantas ngganjal gunakan tusuk gigi,” tutur Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik Iptu Igo Besar. Ke empat aktor lalu menanti didalam mobil semasing.

Jam 13.30, ada seseorang korban yang masuk. Heri langsung keluar mobil serta menanti diluar pintu ATM.

Dia berlagak antre. Seperti orang yang akan ambil uang juga. Karena telah diganjal, ATM tidak dapat digunakan.

Korban kesusahan. Heri pura-pura tawarkan pertolongan. Walau sebenarnya, itu cuma modus.

Kartu ATM korban secara cepat diganti dengan ATM aktor. Tusuk gigi yang dipasang dilepaskan sekalian pura-pura membenarkan mesin.

Heri keluar sesudah mesin dapat dimasuki kartu. Kesempatan ini korban lebih bingung.

Karena, nomer PIN yang dimasukkan tetap salah. “Karena kartu ATM korban telah diganti dengan punya aktor,” jelas Igo.

Heri kembali masuk ke ATM. Lagi-lagi, dia tawarkan pertolongan palsu. Calon korban disuruh masukkan nomer PIN.

Karena nomer PIN salah, Heri berlagak turut bingung. Korban dibiarkan demikian saja didalam mesin ATM.

Heri serta komplotannya berubah ke salah satunya minimarket. Bukan untuk berbelanja.

Dia menuju mesin ATM didalam minimarket itu. Sesudah ambil uang, dia keluar.

Komplotan itu tidak sadar gerak-gerik mereka telah diintai anggota Reserse Mobil (Resmob) Polres Gresik.

Sampai di Jalan Raya Morowudi, aktor singgah ke minimarket. Empat anggota resmob kenakan pakaian preman mendatanginya.

Heri disuruh keluar mobil. Akan tetapi, dia malah tancap gas. Polisi selekasnya meletuskan tembakan peringatan.

Akan tetapi, Heri justru meningkatkan Avanza sampai memotong jalan.

Polisi juga membidikkan peluru ke kaca pengemudi. Heri mujur. Timah panas cuma menyerempet lehernya.

Tidaklah sampai tembus. Dia tergeletak ke kiri. Polisi memuntahkan lagi timah panas ke ban kiri depan.

Mobil Heri oleng serta menabrak mobil Jazz Nur Farida di seberang jalan. Lantas, berhenti. Dia rubuh bersimbah darah.

Lihat tindakan beberapa polisi itu, masyarakat seputar banyak yang datang. Mereka melihat. Mobil aktor dikerubuti.

“Polisinya jos,” papar seseorang pemuda. “Agar kapok penjahatnya. Tembak saja,” tutur masyarakat lainnya.