Kekerasan Terhadap Guru Dengan Murid Kembali Terulang Di Riau

Kekerasan Terhadap Guru Dengan Murid Kembali Terulang Di Riau – Lima wali murid mendatangi SDN 016 Bukit Selasih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, karna tidak terima anaknya diperlakukan kasar saat system belajar. Hal itu berdasarkan pada pernyataan enam murid yang mengaku dipukuli pakai gagang sapu dan martil dibagian kepala.

Lima wali murid itu bernama Werni, Asma, Sumarsono, Anto, dan Ani. Mereka inginkan guru berinisial S peroleh hukuman dari sekolah. Pasalnya, anak-anak mereka ini bukan hanya sekali peroleh perlakuan kasar ‎dari guru yang sama. ‎Adapun anak yang mengaku peroleh kekerasan itu berinisial Za, Fi, Fe, Fb, SA, dan Le.

Za, SA, dan Fe mengaku dipukuli dengan martil atau seperti palu. Sebentar, Le mengaku dipukul dengan gagang sapu, Fe menyebutkan dirinya dipukuli dengan penggaris, dan Fi dipukul di bagian kepalanya.

Menurut Werni, orang-tua dari Fe, anaknya itu sepulang sekolah selekasnya menangis. Waktu di bertanya, sang anak mengaku dipukul gurunya. Dia juga menyebutkan banyak murid lain yang peroleh perlakuan sama tapi tidak mengadu pada orangtuanya. Sebentar wali murid yang beda, Asmah, permulaannya berencana memberi laporan momen ini ke polisi. Namun, dirinya inginkan menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik dengan pihak sekolah.

” Kepala sekolah diminta beri hukuman, apabila tetap masih terulang, jadi akan kami adukan ke polisi, ” sebut Asmah,

Pada Kepala Sekolah SDN 016, Hotmawati, sebagian wali murid ini memohon guru berinisial S itu tidak juga akan mengajar di sekolah itu‎. Orang-tua kuatir kekerasan pada anak mereka kembali terulang.