Ducati Kesulitan Perpanjang Kontrak Dovizioso

Ducati Kesulitan Perpanjang Kontrak Dovizioso – Ducati mengharapkan dapat menjaga Andrea Dovizioso lebih lama. Tapi Ducati sadar negosiasi kontrak baru Dovizioso mungkin saja akan tidak jalan dengan mudah.

Pada musim 2017, Dovizioso keluar jadi kompetitor terkuat Marc Marquez hingga seri paling akhir. Pembalap Italia itu mengemas enam kemenangan walau pada akhirnya mesti finish di belakang Marquez dengan selisih 37 point. Tapi bagaimanapun, Dovizioso sudah melampaui harapan.

Dengan pembalap yang lain, kontrak Dovizioso dengan Ducati juga akan usai pada akhir 2018. Mengingat performnya, juga akan lumrah jika Dovizoso memohon kenaikan bayaran dari upahnya sekarang ini yang ‘hanya’ 1 juta euro per th., jauh dibawah rekanan setimnya Jorge Lorenzo yang dibayar 7 juta euro.

Disamping itu, Marquez serta Valentino Rossi jadi pembalap dengan bayaran teratas yang disebut-sebut menjangkau 10 juta euro.

Direktur berolahraga Ducati Paolo Ciabatti mengungkap, negosiasi juga akan dikerjakan sesudah tes di Sepang yang juga akan di gelar 28-30 Januari 2018.

” Telah terang, kami menginginkan sekali merekrut sekali lagi keduanya, tapi anggarannya bukannya tidak terbatas serta kami tidak dapat menggunakan semua sekalian, ” ucap Ciabatti, yang ditulis GPOne.

” Kami telah pasti sadar kalau Dovizioso menginginkan tawaran yang sesuai sama hasil-hasil terakhirnya, yang terwujud terima kasih pada perkembangan pribadi dia yang besar serta perform yang mengagumkan. Tapi juga terima kasih atas support serta daya saing motor Ducatinya. “

” Anda tidak memenangkan enam balapan Grand Prix dengan kebetulan. Kami juga akan bicara dengan Andrea secepat-cepatnya. Dia menginginkan satu kontrak yang sesuai sama beberapa rider top. Kami juga akan mengulas jaminan finansial, tapi juga menyangkut teknikal. Dia memanglah benar, itu juga akan jadi negosiasi yang rumit. Kami juga akan mulai bicara sesudah ujicoba di Sepang diakhir bln.. “