Anak Motor Bandung Minta Pemerintah Perhatikan Industri Otomotif

Anak Motor Bandung Minta Pemerintah Perhatikan Industri Otomotif – Bandung diketahui menjadi kota yang mempunyai banyak komune di dalamnya. Beberapa type komune dari mulai komune otomotif, budaya sampai industri kreatif lahir di kota berjuluk Paris Van Java ini. Diantaranya komune motor Jumat Blarrr.

Komune ini adalah himpunan anak-anak muda yang suka pada motor-motor custom. Mereka tercipta di Kota Bandung tahun 2013 bermula dari kecintaan yang sama pada dunia otomotif.

“Jumat Blarrr ini komune kita motorcycle kolektif, jadi bukan club motor juga. Tetapi lebih ke komune motor-motor custom yang sehobi. Ada motorcylcle club yang ikut-ikutan juga. Ini tercipta tahun 2013 kebetulan dari Bandung,” kata salah satunya anggota Jumat Blarr Varitama Rezky, waktu didapati di Jalan Braga, Kota Bandung, Minggu (11/11/2018).
Pada acara Jawa barat Aman, anggota Komune Jumat Blarrr sudah sempat berjumpa dengan Presiden Joko Widodo. Ia sebagai anggota Jumat Blarrr turut bangga serta mengharap ada suport riil dari pemerintan pada dunia industri otomotif.

“Pasti keinginan menjadi orang di industri kreatif dunia otomotif lebih dihargai oleh pemerintah. Peraturan mengenai custom motor lebih diperjelas. Saat ini kan dunia industri kreatif ada beberapa segi. Diantaranya otomotif. Otomotif ada apparel-nya ada manufakturnya ikut serta saya pikir industri kreatif ke depan dapat berkembang,” katanya.

Selain itu, nama Jumat Blarrr sendiri diambil dari pekerjaan yang tetap teratur mereka kerjakan, yaitu riding bareng sehari-hari Jumat. Diluar itu mereka ikut dengan teratur bergabung di hari itu.

“Ridingnya sehari-hari Jumat malam, karena itu nama (komune)-nya Jumat Blarrr,” kata ia.

Tidak hanya riding bareng, ia ikut mengakui banyak pekerjaan lainnya yang seringkali dikerjakan. Dari mulai workshop, sampai mengadakan acara tonton film bareng mengenai dunia motor.

“Tidak hanya riding bareng kegiatannya membuat moment juga. Event-nya membuat movie screaning, workshop ikut kita membuat. Ada pekerjaan bakti sosial ikut,” tuturnya.